Kampus gw : IT Telkom

Kampus gw yang tercinta, tempat gw menuntut ilmu setingginya, belajar hidup mandiri, berorganisasi, bersosialisasi, serta beribu hal lainnya.

SI-34-01

Sistem informasi kelas 34-01. Kelas gw yang berisi orang2 hebat, orang2 aneh, dan macam lainnya. Yang pasti dikelas ini pertama kali gw merasa jadi manusia seutuhnya

Departemen Penelitian dan teknologi

Wadah pengabdian gw tempat gw banyak belajar berorganisasi di himpunan mahasiswa jurusan, HMTI (Himpunan mahasiswa Teknik Industri dan Sistem Informasi) IT Telkom. (KI-KA) Ade Rahman, Lilian Ramadhani, Rey Akbar M, Bang Rayinda P. Soesanto (C), Josua K. Sitinjak (gw), Kholifattul Ummah, Bagus Dhaka.

UKM Karate DO-IT Telkom

Salah satu UKM yang gw ikutin dikampus. disini gw belajar bela diri, disiplin, dan body building.

Manchester United

My only one football team that i support since in 4th elementry school till in college student. Glory United till I die

Kepengurusan HMTI 2012

Kepengurusan HMTI 2012. Himpunan gw yang gw cintai dan banggakan.

Bandung City

Kota yang indah dengan kesibukan yang luar biasa. Kota dengan penduduk yang sangat ramah. kota tempat gw kuliah dan mulai belajar untuk hidup sendiri. Gw ga akan melupakan kota ini. Kota tujuan ke 2 gw untuk berkarir nantinya

Queen

Queen : Band Favorit Gw. Band terbaik sepanjang masa menurut gw. formasi di gambar . (Ki-Ka) The Flamboyant Vocalist and Pianist : Freddie Mercury, Bassist : John Deacon, The Great Guitarist : Brian May, Drummer : Roger Taylor

Pages

Tampilkan postingan dengan label Techno. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Techno. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 September 2013

Tentang Mikrotik dan Router Board


Mikrotik adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang produksi perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (Software) yang berhubungan dengan sistem jaringan komputer yang berkantor pusat di Latvia, bersebelahan dengan Rusia. Mikrotik didirikan pada tahun 1995 untuk mengembangkan router dan sistem ISP (Internet Service Provider) nirkabel.

Mikrotik dibuat oleh MikroTikls sebuah perusahaan di kota Riga, Latvia. Latvia adalah sebuah negara yang merupakan “pecahan” dari negara Uni Soviet dulunya atau Rusia sekarang ini. Mikrotik awalnya ditujukan untuk perusahaan jasa layanan Internet (PJI) atau Internet Service Provider (ISP) yang melayani pelanggannya menggunakan teknologi nirkabel atau wireless. Saat ini MikroTikls memberikan layanan kepada banyak ISP nirkabel untuk layanan akses Internet dibanyak negara di dunia dan juga sangat populer di Indonesia. MikroTik sekarang menyediakan hardware dan software untuk konektivitas internet di sebagian besar negara di seluruh dunia. Produk hardware unggulan Mikrotik berupa Router, Switch, Antena, dan perangkat pendukung lainnya. Sedangkan produk Software unggulan Mikrotik adalah MikroTik RouterOS.

MikroTik RouterOS 

MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hotspot. Untuk instalasi Mikrotik tidak dibutuhkan piranti lunak tambahan atau komponen tambahan lain. Mikrotik didesain untuk mudah digunakan dan sangat baik digunakan untuk keperluan administrasi jaringan komputer seperti merancang dan membangun sebuah sistem jaringan komputer skala kecil hingga yang kompleks sekalipun.

Mikrotik RouterBoard



RouterBoard adalah router embedded produk dari mikrotik. Routerboard seperti sebuah pc mini yang terintegrasi karena dalam satu board tertanam prosesor, ram, rom, dan memori flash. Routerboard menggunakan os RouterOS yang berfungsi sebagai router jaringan, bandwidth management, proxy server, dhcp, dns server dan bisa juga berfungsi sebagai hotspot server.

Ada beberapa seri routerboard yang juga bisa berfungsi sebagai wifi. sebagai wifi access point, bridge, wds ataupun sebagai wifi client. seperti seri RB411, RB433, RB600. dan sebagian besar ISP wireless menggunakan routerboard untuk menjalankan fungsi wirelessnya baik sebagai ap ataupun client. Dengan routerboard Anda bisa menjalankan fungsi sebuah router tanpa tergantung pada PC lagi. karena semua fungsi pada router sudah ada dalam routerboard. Jika dibandingkan dengan pc yang diinstal routerOS, routerboard ukurannya lebih kecil, lebih kompak dan hemat listrik karena hanya menggunakan adaptor. untuk digunakan di jaringan wifi bisa dipasang diatas tower dan menggunakan PoE sebagai sumber arusnya.

Mikrotik pada standar perangkat keras berbasiskan Personal Computer (PC) dikenal dengan kestabilan, kualitas kontrol dan fleksibilitas untuk berbagai jenis paket data dan penanganan proses rute atau lebih dikenal dengan istilah routing. Mikrotik yang dibuat sebagai router berbasiskan PC banyak bermanfaat untuk sebuah ISP yang ingin menjalankan beberapa aplikasi mulai dari hal yang paling ringan hingga tingkat lanjut. Contoh aplikasi yang dapat diterapkan dengan adanya Mikrotik selain routing adalah aplikasi kapasitas akses (bandwidth) manajemen,firewallwireless access point (WiFi)backhaul link, sistem hotspotVirtual Private Netword (VPN)server dan masih banyak lainnya.

Sistem Level Lisensi Mikrotik 
Mikrotik bukanlah perangkat lunak yang gratis jika anda ingin memanfaatkannya secara penuh, dibutuhkan lisensi dari MikroTikls untuk dapat menggunakanya alias berbayar. Mikrotik dikenal dengan istilah Level pada lisensinya. Tersedia mulai dari Level 0 kemudian 1, 3 hingga 6, untuk Level 1 adalah versi Demo Mikrotik dapat digunakan secara gratis dengan fungsi-fungsi yang sangat terbatas. Tentunya setiap level memilki kemampuan yang berbeda-beda sesuai dengan harganya, Level 6 adalah level tertinggi dengan fungsi yang paling lengkap. Secara singkat dapat digambarkan jelaskan sebagai berikut:
  • Level 0 (gratis); tidak membutuhkan lisensi untuk menggunakannya dan penggunaan fitur hanya dibatasi selama 24 jam setelah instalasi dilakukan.
  • Level 1 (demo); pada level ini kamu dapat menggunakannya sbg fungsi routing standar saja dengan 1 pengaturan serta tidak memiliki limitasi waktu untuk menggunakannya.
  • Level 3; sudah mencakup level 1 ditambah dengan kemampuan untuk menajemen segala perangkat keras yang berbasiskan Kartu Jaringan atau Ethernet dan pengelolan perangkat wireless tipe klien.
  • Level 4; sudah mencakup level 1 dan 3 ditambah dengan kemampuan untuk mengelola perangkat wireless tipe akses poin.
  • Level 5; mencakup level 1, 3 dan 4 ditambah dengan kemampuan mengelola jumlah pengguna hotspot yang lebih banyak.
  • Level 6; mencakup semua level dan tidak memiliki limitasi apapun.

Jumat, 19 Juli 2013

VLAN (Virtual LAN) Configuration

Vlan adalah suatu jaringan virtual yang pengkonfigurasiannya/pembagian sub-sub jaringannya tidak terbatas pada kondisi fisik saja seperti LAN pada umumnya. Penggunaan Vlan dapat mempermudah pengaturan jaringan. Nantinya jaringan pada VLAN ini bisa berdasarkan banyak pertimbangan seperti satu departemen, satu organisasi dll tanpa bergantung pada letak dari si workstation

Keunggulan utama Vlan dibanding dengan LAN biasa adalah kefleksibelannya dimana bila ada satu departemen terpisah satu sama lain dalam gedung yang berlantai mereka masih tetap bisa berkomunikasi satu sama lain tanpa adanya interfrensi dari sub-sub jaringan departemen lain. berikut ilustrasi VLAN




Gambar  diatas  merupakan  contoh  penggunaan  jaringan  VLAN  pada  suatu  perusahaan  dimana perusahaan  tersebut memiliki divisi antara  lain Enginer, Finance, dan Sales. Dapat dilihat pada gambar bahwa  komputer-komputer  yang  ada  dikelompokan  ke  dalam  beberapa  divisi  yang  ada  dalam  perusahaan. Switch Floor1-SW menghubungkan  computer yang berada di  lantai 1 perusahaan, Switch  Floor2-SW menghubungkan computer yang berada di lantai 2 perusahaan. Terlihat pada gambar bahwa computer dalam  satu divisi  terpisahkan oleh  switch yang berbeda dan  lantai yang berbeda, kondisi  ini tentunya akan menyulitkan untuk berkomunikasi dalam satu divisi. 

Untuk  komputer-komputer  yang  terhubung  pada  switch  Floor1-SW  akan melakukan  broadcast  data keseluruh  computer  yang  terhubung  dengan  switch  tersebut.  Terjadinya  broadcast  ini  tentunya  tidak diinginkan,  misalnya  computer  divisi  Finance  melakukan  broadcast  data  kemudian  data  tersebut diterima oleh computer divisi Enginer dan Sales dimana broadcast data tersebut  tidak diperlukan oleh divisi penerimanya. 

Oleh  karena  itu  agar  pertukaran  data  atau  broadcast  data  hanya  dilakukanuntuk  computer  yang  se-
divisi maka diterapkanlah metode VLAN. Dengan VLAN  ini  computer  akan dapat dikelompokan  sesuai 
divisinya meski terdapat di lantai yang berbeda. Jadi dapat dihindari broadcast data yang tidak perlu. 

Keunggulan VLAN yang lain adalah sebagai berikut :


1.  Security, dengan menggunakan VLAN kelompok pengguna yang memiliki data-data yang
     bersifat sensitive dapat dipisahkan dari pengguna lain pada jaringan yang sama. Hal ini 

     akan mengurangi adanya kemungkinan pembobolan keamanan. 
2.  Cost reduction, adanya pengurangan biaya untuk upgrade perangkat  jaringan yang mahal 
     serta efisiensi yang didapat dari penggunaan bandwidth dan uplink. 
3.  Higher performance, membagi jaringan pada layer 2 ke dalam beberapa kelompok secara 
     logika mengurangi  traffic pada jaringan dan meningkatkan performansi. 
4.  Broadcast  storm  mitigation,  membagi  sebuah  jaringan  ke  dalam  VLAN  mengurangi
     jumlah perangkat  yang terlibat ketika terjadi broadcast storm (suatu keadaan ketika
     seluruh computer mengirimkan broadcast message yang membuat traffic padajaringan 

     padat). Hal ini dikarenakan dengan penggunaan VLAN maka akan membagi broadcast
     domain pada jaringan. 

5.  Improved  IT  staff  efficiency,  VLAN  memudahkan  pengelolaan  jaringan.  Karena  user   
     dengan kebutuhan  yang  sama  dikelompokkan  ke  dalam  sebuah  VLAN.  Selain  itu  
     digunakannya penamaan juga memudahkan pengelola dalam mengidentifikasi user sebuah 
6.  Simpler project or application management, VLAN mengumpulkan user dan perangkat 
      jaringan sesuai  kebutuhan.  Dengan  membedakan  perangkat  atau  user  yang  memiliki  
      fungsi  berbeda memudahkan pengelolaan pekerjaan yang terspesialisasi.

Langsung aja kita simulasikan jaringan VLAN yang akan kita buat dengan program simulasi jaringan packet tracer. berikut gw buat topologi fisik jaringannya.


Kita buat topologinya simple saja dimana pada topologi jaringan terdapat dua divisi yang berbeda lantai dihubungkan dengan 2 switch. untuk pembagian vlannya, kita menggunakan 2 buah vlan yaitu vlan 10 dan 11. vlan 10 untuk PC divisi Network Engineer dan vlan 11 untuk PC divisi Web Designer. Kedua divisi tidak berhak mengakses/mengirim/menerima data dari PC berbeda divisi maka kita membuat virtual lan untuk masing-masing divisi.

Konfigurasi VLAN di switch 0 dan switch 1.

Switch 0

Switch>en
Switch#configure terminal
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Switch(config)#vlan 10
Switch(config-vlan)#name Vlan_NE
Switch(config-vlan)#vlan 11
Switch(config-vlan)#name Vlan_WD

(Ket : Vlan 10 kita beri nama Vlan_NE dan Vlan 11 kita beri nama Vlan_WD)

Berikutnya kita akan mengecek apakah virtual Lan yang tadi kita buat sudah jadi apa belum. berikut caranya.

Switch(config-vlan)#name Vlan_WD
Switch(config-vlan)#end
Switch#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Switch#sh vlan br

Maka akan keluar hasilnya sebagai berikut :

Bisa terlihat disana sudah ada Vlan 10 dan Vlan 11 yang kita buat tadi lengkap dengan nama vlannya. namun disana ada juga vlan yang telah terinput otomatis yaitu vlan 1, 1002 - 1005. Berikut gw jelasin : 

  • Vlan 1 secara default mengincludekan seluruh port pada switch tersebut
  • 1002-1005 disediakan untuk token ring dan FDDI 
  • Vlan1 dan 1002 sampai 1005 adalah otomatis dibuat dan tidak dapat dihapus
  • Disimpan di vlan.dat di flash memory
  • Normal Range ID yang bisa kita buat adalah 1 - 1005
  • Vlan 1006 - 4094 adalah extended range ID dibuat untuk penyedia layanan

Lakukan konfigurasi yang sama di switch 1. udh pada bisa kan yaaa :D

Okee setelah kelar konfigurasi dengan no dan nama vlan yang sama di switch 1 kita bisa melakukan langkah selanjutnya. Dapat kita lihat penghubung antara 2 switch ada 2 kabel cross yang nantinya akan menghubungkan kedua switch. masing-masing kabel akan berfungsi menghubungkan masing-masing vlan yang ada. vlan 10 akan digunakan pada port fa0/1 di switch 0 dan port fa0/1 switch 1.  sedangkan vlan 11 akan digunakan pada port fa0/2 di switch 0 dan port fa0/2 switch 1. sekalian saja kita konfigurasi port-port komputer yang include dalam vlan 10 dan vlan 11 di switch 0 terlebih dahulu. Berikut konfigurasinya :

Switch 0 :

Switch>en
Switch#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Switch(config)#int fa0/1
Switch(config-if)#switchport access vlan 10
Switch(config-if)#int fa0/5
Switch(config-if)#switchport access vlan 10
Switch(config-if)#int fa0/3
Switch(config-if)#switchport access vlan 10
Switch(config-if)#int fa0/2
Switch(config-if)#switchport access vlan 11
Switch(config-if)#int fa0/4
Switch(config-if)#switchport access vlan 11

(Ket : fa0/3 -> PC0 dan fa0/5 -> PC2, fa0/4 -> PC1)

Kita cek dgn menggunakan perintah show vlan brief.
Switch(config-if)#switchport access vlan 11
Switch(config-if)#end
Switch#show vlan brief

Berikut hasil yang ditampilkan :




Selanjutnya pada switch 1 juga kita konfigurasi vlannya.

Switch 1


Switch>en
Switch#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Switch(config)#int fa0/1
Switch(config-if)#switchport access vlan 10
Switch(config-if)#int fa0/2
Switch(config-if)#switchport access vlan 11
Switch(config-if)#int fa0/3
Switch(config-if)#switchport access vlan 11
Switch(config-if)#int fa0/4
Switch(config-if)#switchport access vlan 10
Switch(config-if)#end

kita lihat hasil pengecekan vlannya


Switch(config-if)#end
Switch#show vlan brief




Langkah selanjutnya yang kita lakukan adalah memberi IP address pada masing-masing PC. IP diisi dapat diisi secara bebas karena pada dasarnya vlan tidak membedakan jaringan dengan alamat fisik tapi logika logic IP address bisa saja satu kelas tapi belum tentu dapat saling berkomunikasi karena adanya vlan. Gw memakai IP berikut :

PC1 : 172.16.1.1
PC2 : 172.16.1.2
PC3 : 172.16.1.3
PC4 : 172.16.1.4
PC5 : 172.16.1.5

Selanjutnya coba melakukan pengiriman antar PC yang satu vlan dan berbeda vlan. Lihat apa yang terjadi saat pengiriman dilakukan antar vlan berbeda. berikut beberapa test yang gw lakukan perhatikan source dan destination packet datanya. Sekian saja dari gw semoga bermanfaat dan sampe ketemu lagi ^_^





Rabu, 01 Mei 2013

Tips Mengembalikan Data Flashdisk Terkena Virus


Suatu hari ketika lagi jaga praktikum dimana gw disana sebagai voluntary lab assistant, Ada SMS masuk dari teman gw,Dia Curhat data temen doi yang ada di flashdisk kehapus pas masuk ke laptopnya. Doi bingung dan nanya gw. Salah satu yang gw dan doi curigain penyebab kejadiaannya adalah virus komputer. Setelah gw cari tau, ternyata file pada Flash Disk doi mungkin di hide oleh virus atau bisa di bilang terkena Super Hidden. Gw rasa gw pernah belajar nih di SMK dulu.  Coba inget2 lagi dan puji Tuhan gw bisa inget. Buat bro-bro dan sist-sist yang punya masalah serupa berikut ini gw kasi tau bagaimana cara Mengembalikan Data Hilang Pada Flashdisk kena Virus. 


Nah ini ni bro langkah-langkah untuk mengembalikan data yang Hilang terkena virus. Cek This out:

1. Masukan flashdisk ke komputer, apabila autorunnya hidup dicancel saja
2. Buka flashdisk dari explorer dengan cara klik kanan START > explorer buka flashdisk nya
3. Buka Windows Explorer > Organize > Folder and search option > view 

4. Uncheck Show Hidden Files, Folders, and Drives dan buang centang pada Hide Protected
    Operating System file, Hide Extension For Known Type File, dan Hide Empty Drives in
    Computer Folder
5. Klik  OK
6. Jika belum bisa juga, kita akan coba cara "paksa" disini *widiiiih silahkan buka Command
    Prompt. Caranya mudah tinggal Klik Start dan Tuliskan perintah "cmd" di kolom search
    program and files. Klik kanan, run as administrator
7. Maka akan keluar cmd, klik disana
8. Akan mucul layar hitam command prompt
9. Ga usah banyak basa-basi, sekarang kita masuk ke direktori si flashdisk tadi. flasdisk gw
    berada di drive J: maka masuk ke drive J dengan mengetikkan "J:" (tanpa petik yaa bro bro)


10. Sesudah Masuk ke drive J. kita akan menampilkan data super hidden yang ditukangi oleh
       virus tersebut. Caranya Jos? Caranya dengan mengetik  "attrib -s -h /s /d" ( tanpa tanda
       petik) kemudian tekan ENTER

11. udah gitu aja. datanya balik

Kamis, 24 Januari 2013

Static routing dengan packet Tracer

H
ei bro bro and sis sis.. dah lama gw ga ngulas tentang teknologi di blog nih.. ^^ haha langsung aja to the point. kali ini gw mw bagiin tentang static routing itu dan simulasi konfigurasinya di packet tracer. Sebelum ke topik. apa sih static routing itu.. Nah Static routing itu adalah routing yg secara manual di tambahkan ke table routing dari setiap router.

keuntungan statis routing:
  1. Routing statis menambah keamanan, karena admin dapat memilih untuk       
    mengizinkan akses routing ke network tertentu saja
  2. Tidak ada overhead (waktu pemrosesan) pada CPU router, yg berarti anda mungkin   dapat membeli router yg lebih murah daripada jika anda menggunakan routing
    dinamis.
  3. Routing statis memiliki AD (administrative distance) yg paling kecil yaitu = 1 yang
    berarti statik routing adalah routing yang sangat di percaya kebenarannya.
  4. Tidak ada bandwith yg digunakan diantara router, yg berarti lo mungkin dapat menghemat uang untuk link WAN.   

kelemahan statis routing :

1.   Admin harus benar-benar memahami internetwork dan bagaimana setiap router di hubungkan untuk dapat berkomunikasi.

2.   Routing statis tidak cocok untk network yg besar, karena butuh waktu dan pemikiran yang full time untuk mengurusnya.

3.   Jika sebuah network di tambahkan ke internetwork, admin harus menambahkan sebuah route   satu persatu di tiap router secara manual.
   
comand statis routing dilakukan di mode configuration terminal dengan 
format :

ip route [network_tujuan] [subnet mask] [next_hop_address or exit_interfaces]

contohnya nih bro :
ip route 10.10.3.0 255.0.0.0 192.167.2.2 1

Udah ahh praktek aja yuk gw pusing teori mulu, kaya dosen aja gw #ehhh hahaha :D

Nih bro rancangan topologi awalnya kalo gw yee, buat IP sesuka lo deh berapa aja.


PC Bandung :
IPnya 10.10.10.10
subnet 255.255.255.0 /24
gatewaynya arahin ke interface router 1 : 10.10.10.1
Router 1 :
disini gw set router dihubungkan dengan kabel serial DCE buat koneksi serialnya, jadi jangan lupa masukin Clockratenya, kalau tidak ada clock ratenya nanti interfacenya gak bisa up.
udaaah.. nah masuk ke router 1, masuk ke command CLIny
nih command yang gw masukin :
Router1>enable
Router1#configure terminal
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router1(config)#interface fa 0/0
Router1(config-if)#ip address 10.10.10.1 255.255.255.0
Router1(config-if)#no shutdown
Router1(config-if)#exit
Router1(config)#interface serial 0/1/0
Router1(config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.252
Router1(config-if)#clock rate 64000
Router1(config-if)#no shutdown
Router1(config-if)#exit
Router1(config)#exit
Jika mau lihat interface tersebut jadi DCE atau DTE bisa dengan command “show controllers [interface]“
contoh :
Router1#show controllers serial 0/1/0
Interface Serial0/1/0
Hardware is PowerQUICC MPC860
DCE V.35, clock rate 64000
idb at 0x81081AC4, driver data structure at 0x81084AC0
SCC Registers:
General [GSMR]=0x2:0x00000000, Protocol-specific [PSMR]=0x8
Events [SCCE]=0x0000, Mask [SCCM]=0x0000, Status [SCCS]=0x00

Router 2 :
Router2>enable
Router2#configure terminal
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router2(config)#interface fa 0/0
Router2(config-if)#ip address 20.20.20.1 255.255.255.0
Router2(config-if)#no shutdown
Router2(config-if)#exit
Router2(config)#interface serial 2/0
Router2(config-if)#ip address 192.168.1.2 255.255.255.252
Router2(config-if)#clock rate 64000
Router2(config-if)#no shutdown
Router2(config-if)#exit
Router2(config)#exit

PC Medan :
IPnya 20.20.20.20
subnet 255.255.255.0 /24
gatewaynya arahin ke interface router 2 : 20.20.20.1

Konfigurasi Static Route : 
Udaaah, sekarang tinggal masukin command routing static nya di router
di router 1. caranya Klik lagi router 1, masuk ke command Cli :
Router1>enable
Router1#configure terminal
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router1(config)# ip route 20.20.20.0 255.255.255.0 192.168.1.2
Keterangannya sbb :
    - 20.20.20.0 (network tujuan) 
    - 255.255.255.0 (SM tujuan) 
    - 192.168.1.2 (next hopnya)
atau bisa juga :
Router1(config)# ip route 20.20.20.0 255.255.255.0 serial 0/1/0 
Keterangannya :
    - serial 0/1/0 (interface keluarannya)
di router 2 :
menurut teori dan prakteknya dari router1 sudah bisa ping langsung ke PC Medan, karena router bisa menggunakan IP source 192.168.1.1 untuk ping PC Medan, untuk route baliknya udah dapet dari tetangganya yang directly connected.
beda kasusnya kalau dari PC Bandung mau ping ke PC Medan, harus di buat route baliknya di Router Medan 
hayo bingung gak? itulah hidup itu bro.. #ehh lagi
yaudah sekarang masukin lagi command routing static nya di router,
kali ini di router 2.
caranya Klik lagi router 2, masuk ke command Cli :
Router2>enable
Router2#configure terminal
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router1(config)# ip route 10.10.10.0 255.255.255.0 192.168.1.1
Keterangannya sbb :
    - 10.10.10.0 (network tujuan) 
    - 255.255.255.0 (SM tujuan) 
    - 192.168.1.1 (next hopnya)
*untuk lebih mengerti silahkan sambil ngelihat gambar topologi diatas

atau bisa juga :
Router1(config)# ip route 10.10.10.0 255.255.255.0 serial 0/1/0 
Keterangannya sbb : 
     - serial 0/1/0 (interface keluarannya)
kalau udah di route, berdoa dulu ehh, hahaha langsung aja di test dengan coba mengirimkan paket..


udah simpel aja dulu yee.. gw juga masih cupu ^^

TUTORIAL PACKET TRACER



Pengenalan Packet Tracer : 
packet tracer merupakan sebuah software yang dapat digunakan untuk melakukan 
simulasi jaringan. Software ini dikembangakan oleh sebuah perusahaan yang intens dalam 
masalah jaringan yaitu Cisco. Tampilan packet tracer :



Untuk mendapatkan software ini sangatlah mudah, karena kita 
bisa mendapatkannya secara gratis dari internet. Saat tutorial ini dibuat versi terakhirnya 
adalah packet tracer 5.1. Packet tracer ini juga memiliki dua versi yaitu portable (tidak perlu 
menginstall ± 32 MB) dan versi lengkap (± 95 MB plus tutorial Sebelum melanjutkan tutorial 
ini ada baiknya saya sampaikan beberapa syarat untuk dapat mengikuti tuorial ini adalah 
sebagai berikut : 
1.  Minimal sebuah PC, untuk sistem operasinya dapat menggunakan Windows 
ataupun Linux (Packet tracer juga ada yang versi Linux). 
2.  Software Packet tracer yang telah terinstall di komputer anda 
3.  Memiliki  sedikit pengetahuan mengenai jaringan, minimal tentang IP address jika 
ditambah dengan subnetting juga lebih baik. 
Menjalankan Packet Tracer: 
  Setelah anda berhasil mendapatkan / mendownload packet tracer dan menginstallnya ( 
saya kira tidak perlu dijelaskan tentang proses instalasi ), sekarang saatnya kita mulai 
menjalankannya dan mencobanya. Dalam tutorial ini penulis menggunakan Windows XP dan 
packet tracer versi lengkap (bukan portable, jadi harus diinstall dulu). 
Berikut langkah – langkahnya :


..... .....

Selengkapnya Berikut gw kasi tutorial lengkapnya.. Download aja Tutorialnya ya bro ^^ 
Tutorial Packet Tracer

Kamis, 22 November 2012

Tips & Trik Pengecekan Koneksi Jaringan

Gw buka penulisan artikel gw kali ini dengan ngobrolin tentang mimpi. Mimpi gw dari sejak berada di bangku SMK dulu adalah menjadi Network Admin yang handal di perusahaan raksasa network hardware seperti Cisco. Salah satu langkah untuk mencapai sukses itu adalah terus belajar dan gali ilmu sedalam-dalamnya kemudian tuangkan apa yang lo dapat ke dalam blog lo dan lo akan lebih mengingat apa yang telah lo pelajari.



Gw kali ini akan membahas tentang tips dan trik pengecekan koneksi jaringan. Yang akan gw bahas adalah tips-tips yang bener-bener dasar banget. so jika ada master jaringan disini. lebih baik ga usah lanjutin baca karena ntar gw disangka ngeremehin lo-lo pada lagi hahaha. Oke kita to the point sekarang. Masalah sebuah komputer tidak bisa mengakses data di server pasti sudah merupakan hal yang biasa di hadapi oleh network administrator. Berikut ini adalah tips bagi para network administrator pemula kaya gw, hal-hal yang bisa dilakukan apabila mengalami masalah seperti yang gw sebutkan di atas. Sebagai seorang network admin, kadang kala bisa menimbulkan perasaan frustrasi apabila tidak bisa menemukan penyebab atau sumber masalah pada sebuah komputer yang tidak bisa terkoneksi ke jaringan atau tidak bisa mengakses data di server padahal sudah login / masuk ke jaringan.
Berikut adalah tips-tips langkah yang harus diambil seandainya mengalami hal ini.

Langkah pengecekan adalah:
1. Cek kartu jaringan atau network card yang terpasang, apakah sudah dikenal oleh sistem operasi,untuk sistem operasi windows. untuk pemakai windows 7 bisa dicek dengan klik kanan pada my computer > manage > device manager > network adapters

2. Jika tidak dikenal atau masih ada error dengan kartu jaringannya, pertama-tama coba untuk merestart komputer karena mungkin saja software melewatkan pengecekan kartu jaringan yang sudah kita konfigurasi. kalau tidak berhasil coba di remove atau dihapus kemudian diinstall ulang dengan menggunakan driver (software program untuk kartu jaringan) dari kartu jaringan tersebut yang sesuai. 

3. Apabila kartu jaringan sudah OK dan dikenal oleh sistem operasi. Untuk lingkungan yang
menggunakan protokol TCP/IP mencoba untuk menggunakan utility ping yang ada di sistem operasi Windows, Linux maupun UNIX. namun sebelum melakukan ping, bisa dilihat berapa alamat IP dari komputer tersebut dengan menggunakan command prompt (Run > ketik cmd) atau perintah 'winipcfg' untuk sistem operasi Windows 9.x atau 'ipconfig' untuk windows NT/W2K. Atau untuk di lingkungan berbasis *nix (keluarga linux), bisa menggunakan command 'ifconfig'.
Contoh:

C:>ipconfig
Windows 2000 IP Configuration
Ethernet adapter Local Area Connection:
Connection-specific DNS Suffix . :
IP Address. . . . . . . . . . . . : 
196.168.70.3
Subnet Mask . . . . . . . . . . . : 255.255.255.0
Default Gateway . . . . . . . . . : 
196.168.70.1
Dari contoh di atas didapatkan bahwa alamat IP nya adalah 196.168.70.3. Dan subnet masknya 255.255.255.0, subnet mask ini berfungsi sebagai penentuan segmen dalam jaringan atau membagi jaringan yang besar menjadi jaringan yang lebih kecil. Kalau default gateway itu berfungsi jika kita akan berkomunikasi dengan komputer lain di luar jaringan kita atau di luar segmen jaringan kita.
Untuk segmen akan dibahas di artikel lain mendatang.
Kemudian kita coba ping ke alamat IP dari komputer tersebut.


Contoh:
C:>ping 
196.168.70.3
Pinging 
196.168.70.3 with 32 bytes of data:
Reply from 
196.168.70.3: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 
196.168.70.3: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 
196.168.70.3: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 
196.168.70.3: bytes=32 time<1ms TTL=128

Ping statistics for 196.168.70.3:
         Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
         Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms
Jika mendapatkan hasil seperti di atas maka setting di kartu jaringannya sudah dikenal oleh sistem operasi. Langkah selanjutnya adalah mencoba koneksi ke komputer di dalam jaringan yang sama.

4. Untuk mengecek koneksi ke komputer lain dalam satu jaringan yang sama, juga bisa dilakukan dengan menggunakan utility ping seperti di atas tadi. Misalnya katakan komputer teman kita alamat IP nya 150.160.70.80 dengan asumsi segmen yang sama yaitu subnet masknya 255.255.0.0


Contoh:
C:>ping 
150.160.70.80
Pinging 155.35.119.138 with 32 bytes of data:
Request timed out.
Request timed out.
Request timed out.
Request timed out.
Ping statistics for 155.35.119.138:
Packets: Sent = 4, Received = 0, Lost = 4 (100% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms

Perhatikan pesan yang didapatkan berbeda dengan yang tadi di mana pesannya ini
menunjukkan paket yang kita kirimkan ke komputer tersebut dengan protokol ICMP tidak direspon alias 'timed out' atau paket yang dikirim tidak mencapai tujuan selama waktu tertentu (TTL -Time To Live). Lalu apakah berarti komputer kita masih bermasalah ?
Jawabannya belum tentu, bisa jadi komputer dengan alamat IP 
150.160.70.80 itu tidak aktif atau tidak dinyalakan atau tidak terhubung ke jaringan.Sehingga kita perlu mencari target komputer lain yang pasti bahwa koneksi ke jaringan tidak mempunyai masalah sama sekali. Sebagai contoh misalnya alamat IP 137 lagi aktif maka kita coba
ping ke IP 137 tersebut seperti contoh di bawah ini:


C:>ping 
150.160.70.137
Pinging 
150.160.70.137 with 32 bytes of data:
Reply from 
150.160.70.137: bytes=32 time<1ms TTL=255
Reply from 
150.160.70.137: bytes=32 time<1ms TTL=255
Reply from 
150.160.70.137: bytes=32 time<1ms TTL=255
Reply from 
150.160.70.137: bytes=32 time<1ms TTL=255

Ping statistics for 
150.160.70.137:
         Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
         Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms

Oke. segitu aja dulu kira-kira yang mw gw bagiin. semoga tips dan trik ini berguna. syalom.. ^^